Daerah  

Warga Bangkongreang Keluhkan Aliran PDAM Minim, Air Hanya Mengalir Malam Hari dan Sempat Mati Tiga Hari

Gambar sebagai ilustrasi./sumber:istimewa

Sukabumi, Mipanews – Warga Kampung Bangkongreang RT 03 RW 04, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan minimnya pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan dinilai sangat mengganggu kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Salah seorang warga, Ilyas Permana, mengatakan bahwa air PDAM yang seharusnya menjadi sumber utama kebutuhan rumah tangga sering kali tidak mengalir secara normal. Bahkan dalam beberapa kesempatan, air hanya mengalir pada malam hari dengan debit yang sangat kecil.

Menurut Ilyas, kondisi tersebut membuat warga harus menunggu hingga larut malam untuk menampung air, itupun dengan jumlah yang terbatas.

“Air PDAM di sini sering tidak mengalir dengan normal. Kalau pun mengalir biasanya hanya malam hari, itu juga kecil sekali debitnya. Jadi warga harus menunggu malam untuk menampung air, padahal kebutuhan air kan dipakai sepanjang hari,” ujar Ilyas kepada wartawan saat ditemui Sabtu (07/03/26).

Ia juga mengungkapkan bahwa pernah terjadi kondisi air tidak mengalir sama sekali selama beberapa hari, sehingga warga terpaksa mencari sumber air alternatif.

“Pernah juga sampai tiga hari air tidak mengalir sama sekali. Otomatis warga kesulitan, terpaksa cari air ke tempat lain atau menunggu kiriman dari tetangga yang punya sumber air,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Ujang Hidayat. Ia berharap pihak PDAM segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelayanan distribusi air di wilayah tersebut.

Menurut Ujang, air merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga pelayanan yang tidak maksimal sangat dirasakan dampaknya oleh warga.

“Air ini kebutuhan pokok. Kalau alirannya tidak lancar tentu sangat menyulitkan masyarakat. Apalagi di sini banyak warga yang sangat bergantung pada PDAM untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci,” kata Ujang.

Ia juga berharap pihak PDAM bisa turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi jaringan distribusi air di Kampung Bangkongreang agar masalah yang dikeluhkan warga bisa segera teratasi.

“Kami berharap pihak PDAM bisa segera mengecek langsung kondisi di lapangan dan mencari solusi agar air bisa mengalir normal seperti wilayah lain. Jangan sampai masyarakat terus-menerus mengalami kesulitan air,” pungkasnya.

Warga berharap adanya perhatian serius dari pihak PDAM maupun pemerintah daerah agar permasalahan pasokan air bersih di wilayah tersebut dapat segera ditangani, sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *