SUKABUMI, MIPANEWS – Di tengah tantangan digitalisasi administrasi kependudukan, UPTD Disdukcapil Wilayah II Cicurug terus memperkuat pelayanan langsung kepada masyarakat melalui program jemput bola. Langkah ini menjadi upaya nyata untuk memastikan warga tetap mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan, termasuk mereka yang terkendala perangkat digital, jaringan internet, maupun jarak ke kantor pelayanan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, turun langsung meninjau pelayanan jemput bola di Aula Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyosialisasikan dan membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Amir mengungkapkan, capaian aktivasi IKD di Kabupaten Sukabumi hingga Oktober 2026 baru sekitar 4 persen. Angka ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah untuk memperluas sosialisasi dan pendampingan, tanpa mengabaikan warga yang belum mampu mengakses layanan digital.
“Tidak semua warga memiliki handphone, familiar dengan pelayanan daring, atau tinggal di wilayah yang terjangkau jaringan internet. Karena itu, pelayanan harus hadir mendekati masyarakat,” ungkap Amir.
Ia menegaskan, tidak boleh ada warga yang kehilangan akses pelayanan hanya karena keterbatasan sarana maupun kemampuan menggunakan teknologi. Dokumen kependudukan merupakan dasar untuk mengakses berbagai pelayanan publik, mulai dari kesehatan hingga administrasi lainnya.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha UPTD Disdukcapil Wilayah II Cicurug, Nasrudin, menyampaikan bahwa pelayanan jemput bola akan terus dilaksanakan karena mendapat respons positif dari masyarakat.
“Alhamdulillah, respons dan antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat baik dan bisa membantu mereka,” ujar Nasrudin.
Pelayanan langsung ke desa menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas layanan tidak cukup hanya mengandalkan sistem daring. Petugas harus hadir, mendampingi, dan membantu warga menyelesaikan kebutuhan administrasi kependudukan secara lebih mudah.
Di tengah rendahnya capaian aktivasi IKD, langkah jemput bola UPTD Disdukcapil Wilayah II Cicurug menjadi bagian penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi pelayanan, memperluas jangkauan, dan memastikan semakin banyak warga memperoleh dokumen kependudukan serta memahami manfaat identitas digital.
Sebab, keberhasilan pelayanan publik bukan semata-mata diukur dari angka digitalisasi, melainkan dari sejauh mana negara hadir dan memudahkan masyarakat mendapatkan hak administrasinya.
REDAKSI












