Tepis Isu Negatif, Ketua BUMDES Karya Muda Mandiri Jaya Tegaskan Perkembangan Usaha

Kepala Desa Manrajaya bersama staff saat berkunjung ke lokasi tambak ikan yang merupakan salah satu usaha BUMDes. /foto:istimewa

Sukabumi, Mipanews – Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Karyamuda Mandiri Jaya, Ijan Jaenudin, memberikan sambutan sekaligus klarifikasi kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Warung BUMDES, Jumat (3/4/2026) pagi. Dalam kesempatan tersebut, ia menanggapi berbagai isu yang beredar terkait keberadaan dan perkembangan BUMDES di Desa Manrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam keterangannya, Ijan Jaenudin menegaskan bahwa BUMDES di Desa Manrajaya saat ini justru menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia membantah anggapan yang menyebutkan bahwa BUMDES tidak mengalami kemajuan.

“Alhamdulillah, dengan adanya BUMDES di Desa Manrajaya, saat ini sudah mulai berkembang dan ke depan insyaallah dapat menunjang perekonomian desa,” ujarnya.

Ia juga menilai munculnya isu negatif di tengah masyarakat sebagai hal yang wajar. Namun demikian, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin mengetahui secara langsung kondisi BUMDES.

“Kalau ada masyarakat yang ingin tahu, silakan datang langsung ke lokasi kami di Kampung Sumur Pompa, Desa Manrajaya. Kita bisa diskusi bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ijan Jaenudin menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran pengurus siap menerima kritik, selama kritik tersebut bersifat membangun dan bertujuan untuk kemajuan BUMDES.

“Kami siap menerima kritik, asalkan untuk kemajuan. Jangan hanya bisa mengkritik tanpa memberikan solusi. Kalau hanya bicara, anak kecil juga bisa,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam struktur BUMDES tidak hanya terdapat ketua, melainkan juga pengawas, pendamping, serta unsur lainnya yang bekerja bersama dalam mengembangkan usaha desa.

Dalam suasana santai sambil berjalan bersama wartawan, Ijan Jaenudin kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan demi kemajuan bersama.

“Kalau ingin tahu atau punya sumbangsih pemikiran, mari kita diskusi bareng. Kita terbuka,” ujarnya sambil tersenyum.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pro dan kontra di tengah masyarakat merupakan hal yang lumrah. Menurutnya, persepsi negatif kerap muncul dari pihak-pihak yang sudah memiliki pandangan tertentu.

“Kalau orang sudah tidak suka, apapun yang kita lakukan pasti dianggap salah, meskipun itu benar,” pungkasnya.

Rian Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *