Depok, Mipanews – Di tengah anggapan bahwa website profesional hanya dimiliki perusahaan besar, UMKM kuliner rumahan bernama Kals Cake justru membuktikan sebaliknya. Bisnis yang berdiri sejak 2021 ini sukses mematahkan stigma tersebut dengan meluncurkan website resmi sebagai langkah memperkuat identitas digital dan memperluas pasar.
Transformasi digital itu dilakukan bersama pendampingan Kelompok 3 VokhumFest mahasiswa Program Studi Humas Vokasi UI. Langkah ini dinilai menjadi bukti bahwa UMKM skala kecil pun mampu beradaptasi dan bersaing di era digital.
Selama ini, Kals Cake dikenal dengan sistem pre-order demi menjaga kualitas produk berbahan fresh homemade dengan cita rasa premium. Produk andalan mereka, Klapetart, menjadi menu best seller yang banyak diminati pelanggan. Namun, sistem pemesanan yang mengharuskan konsumen menunggu kerap menjadi tantangan tersendiri dalam menarik pasar yang serba instan.
Melalui peluncuran website, proses pemesanan kini dibuat lebih praktis sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap brand lokal tersebut. Bersamaan dengan itu, Kals Cake juga mengusung kampanye bertajuk #WorthTheWait sebagai upaya mengedukasi pasar bahwa kualitas produk segar memang membutuhkan proses.
“Melalui #WorthTheWait, kami ingin mempengaruhi konsumen untuk berpikir bahwa walaupun harus menunggu, produk yang akan didapat pasti sepadan atau worth the wait,” tulis tim pengembang strategi dalam laporannya.
Langkah digitalisasi tersebut terbukti membawa dampak signifikan terhadap performa bisnis Kals Cake. Berdasarkan hasil evaluasi kampanye digital, tercatat sejumlah peningkatan yang cukup tajam, di antaranya:
Penjualan online produk best seller meningkat hingga 77 persen.
Segmentasi pasar baru, khususnya Gen Z, bertambah sebesar 15 persen.
Impression media sosial melonjak hingga 617 persen.
Reach atau jangkauan meningkat sebesar 493 persen.
Jumlah followers tumbuh sebesar 43,6 persen.
Tak hanya fokus pada penguatan digital, Kals Cake juga akan hadir secara langsung dalam ajang VokhumFest 2026 pada 21 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, mereka akan menghadirkan booth interaktif dengan konsep trigger dan reward guna menarik perhatian pengunjung untuk mencicipi langsung produk mereka.
Dengan slogan “Fresh Homemade, for Every Moment”, Kals Cake menjadi contoh nyata bahwa UMKM kecil tidak lagi harus tertinggal dalam persaingan digital. Kehadiran website dan strategi branding yang tepat membuktikan bahwa usaha rumahan pun mampu tampil profesional dan memiliki identitas digital yang kuat.
Publik dapat melihat langsung transformasi digital Kals Cake melalui:
Website: Kals Cake Website
Instagram: @kals.cake
TikTok: @kals_Cake
Redaksi








