Sukabumi, Mipanews – Teluh atau santet masih dipercaya oleh sebagian orang merupakan salah satu jenis ilmu hitam yang dapat melukai, menyakiti atau bahkan membunuh orang lain dari jarak jauh. Hal ini masih diyakini sebagian masyarakat Indonesia terutama di daerah-daerah terpencil atau pedalaman. Misalnya saja di wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Pewarta Mipa menyambangi seseorang berinisial R yang tinggal di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan tengah mengalami sakit aneh dan tidak masuk akal. R tinggal di sebuah kampung yang sangat jauh dari keramaian, bahkan waktu tempuh menuju kediamannya dari ibu kota kecamatan mencapai satu hari perjalanan jika cuaca dalam kondisi cerah tidak ada hujan.
Sebagai informasi dan gambaran, kabarnya harga gas LPG 3kg di kampung tersebut mencapai 50.000 rupiah. Jika ada warga yang sakit dan ingin berobat medis, orang tersebut harus ditandu sepanjang jalan, tidak jarang yang meninggal sebelum tiba di tempat pengobatan.
Saat Pewarta Mipa mendatangi kediaman R, pihak keluarga menjelaskan penyakit yang dialaminya. R terkena penyakit yang dinilai aneh, perut kembung dan membesar, sering muntah darah dan keluar darah segar dari celah mata. Anehnya, menurut keterangan keluarga, setiap dibawa ke rumah sakit, penyakit tersebut hilang seketika dan secara medis R dinyatakan sehat namun penyakitnya kembali seiring R kembali ke rumahnya.
Merasa ada yang janggal, keluarga R kemudian membawanya berobat dan konsultasi kepada seorang ahli hikmah atau kiyai. Dari sanalah, keluarga R mendapatkan informasi tentang kemungkinan adanya santet atau teluh yang menyerang R. Salah satu keluarga R, mengaku mengetahui orang yang melakukan hal tersebut, dia kemudian memberi tahu nama orang tersebut kepada Pewarta Mipa.
Menggali informasi lebih dalam, Pewarta Mipa kemudian menemui seseorang yang disebut oleh keluarga R untuk mempertanyakan tentang dugaan ilmu hitam yang dimilikinya. Orang tersebutpun membenarkan bahwa dirinya memiliki ilmu yang dilarang oleh agama, bahkan dia menjelaskan cara-cara melakukannya.
“Iya, memang benar saya memiliki ilmu yang dilarang oleh agama, kalau mau coba, silahkan,” ucapnya dengan polos sambil senyum tipis.
“Caranya gampang, yang pertama cukup tau namanya dan nama bapaknya, kemudian ada ritual yang lain,” ujarnya.
Rian Hidayat












